Mengenal Sosok Ketua Umum dan Sekjend Partai Gema Bangsa

Ketua Umum ( Ahmad Rofiq ) dan Sekjend ( Muhammad Sopiyan ) Partai Gema Bangsa

Jakarta –  Partai Gema Bangsa merupakan salah satu partai politik di Indonesia. Partai ini didirikan pada Jum’at, 17 Januari 2025. Para inisiator pendirian partai tersebut diantaranya Andogo Wiradi, Ahmad Rofiq, dan Muhammad Sopiyan. Saat ini Ketua Umum Partai Gema Bangsa dijabat oleh Ahmad Rofiq.

Mengenal Ahmad Rofiq pria kelahiran 25 Agustus 1975 asal Paciran, Lamongan, Jawa Timur ini adalah seorang politikus Indonesia yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gema Bangsa sejak 17 Januari 2025.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Matahari Bangsa pada Tahun 2006-2010. Ahmad Rofiq juga merupakan salah satu Deklarator Ormas Nasional Demokrat (Indonesia) bersama dengan 45 tokoh nasional lainnya. Ormas ini didirikan oleh Surya Paloh pada tahun 2010 hingga 2011.

Pada 2011, Ormas ini berubah menjadi partai politik dengan nama Partai NasDem ia dipercaya untuk menduduki jabatan Sekretaris Jenderal. Kemudian pada 2013, Ahmad bersama Hary Tanoesoedibjo mendirikan Ormas Perindo (Persatuan Indonesia) yang merupakan cikal bakal lahirnya Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Dalam organisasi Partai Perindo, Ahmad Rofiq menjabat sebagai Sekretaris Jenderal sejak 2015 hingga pengunduran dirinya pada 2024.

Diketahui, Ahmad Rofiq merupakan salah satu sosok yang masuk dalam daftar tim sukses calon presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) yang diadakan pada tahun 2019. Ahmad Rofiq menjabat sebagai Wakil Sekertaris.

Ahmad Rofiq juga menjabat menjadi Komisaris Independen dari PT MNC Sky Vision terhitung sejak tanggal 30 Oktober 2014. Selain jabatan-jabatan diatas, dia juga menjabat sebagai Komisaris di PT Varaz Utama Cargo Tour & Travel pada tahun 2007 dan menjadi Direktur dari PT Syahravaraz Trans pada tahun yang sama.

Sebelum menjabat menjadi Sekjen DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ahmad Rofiq memulai kariernya di dunia politik saat mendirikan Partai Matahari Bangsa pada tahun 2006. Pada Tahun 2012 dipercaya oleh Surya Paloh untuk membidani lahirnya Partai NasDem, selanjutnya bergabung dengan Hari Tanoesoedibjo di Partai Hanura, dan terakhir di Partai Perindo.

Untuk pendidikan terakhir Ahmad Rofiq mengenyam pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang Jurusan Teknik Elektro (1994–2000)

Dalam kiprahnya di organisasi, Ahmad Rofiq pernah menjabat sebagai sekretaris Jenderal Partai Persatuan Indonesia (2015–2024). Sebelumnya ia pernah sebagai sekretaris Jenderal Partai NasDem (2011–2013), sekretaris Jenderal Partai Matahari Bangsa (2006–2010) dan dahulunya pernah sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (2004–2006).

Untuk pekerjaan Ahmad Rofiq untuk sekarang ini, ia sebagai Direktur Utama PT Syahravaraz Trans Cargo (2006–sekarang), Komisaris PT Varaz Tour & Travel (2006–sekarang), Komisaris Utama Al-Malik Umrah & Haji Khusus (2019–sekarang) dan Komisaris PT MNC Sky Vision Tbk. (2014–sekarang).

Selain itu, Ahmad Rofiq pernah Komisaris PT Media Nusantara Distribusi (2012–2014), Komisaris Koran Sindo (2012–2014).

Sementara itu, untuk mengenal Muhammad Sopiyan sebagai Sekretaris partai Gema Bangsa yang sah dilantik pada Kamis 20 Februari 2025, ia sebelumnya sebagai ketua Bidang Organisasi DPP Perindo yang pamit dari partai pimpinan Ketua Umum (Ketum) Angela Herliani Tanoesoedibjo.

“Saya mengambil keputusan ini dengan berat hati, karena mempertimbangkan kondisi kesehatan saya,” ujar Sopiyan, dalam keterangannya, dikutip dari RMOL pada, Rabu (16/10/2024).

Sopiyan menjelaskan, dirinya mengirimkan surat pengunduran diri bermaterai yang ditujukan kepada Ketum Angela.

Melalui surat itu, ditegaskan pengunduran dirinya sebagai pengurus DPP sekaligus keanggotaan di Partai Perindo terhitung 16 Oktober 2024.

Aktivis Muhammadiyah ini mengucapkan terima kasih atas kesempatan mengabdi di Perindo sejak partai ini berdiri. Pun, Sopiyan mengucapkan maaf jika selama pengabdiannya terhadap partai dirasa ada yang kurang berkenan.

“Saya harapkan ke depan dengan semangat transformasi di bawah kepemimpinan Ibu Ketum, Partai Perindo dapat mewujudkan cita-cita perjuangan partai,” tutupnya.

Sebelumnya, politisi asal Muhammadiyah, Ahmad Rofiq lebih dahulu mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) sekaligus Anggota Perindo tertanggal 1 Oktober 2024. Rofiq, mengaku telah berpamitan dengan pendiri Perindo Hary Tanoesoedibjo.

“Tepat pukul 15.08 WIB, saya diterima Bapak Hary Tanoesoedibjo untuk menyerahkan surat pengunduran diri sebagai anggota partai dan berhenti menjadi Sekjen Partai Perindo,” kata Rofiq dalam keterangannya, Selasa (1/10/2024).

 

Sumber: RM.id